Thursday, August 25, 2011

Kita Mau, Kita Bisa..!

Berbuat Baik Adalah Kita

Salah satu harapan yang diucapkan oleh orangtua ketika kita kecil dulu
adalah "Semoga kau menjadi anak baik." Baik merupakan kata dengan makna
yang luar biasa.

Kita tak perlu menjadi pintar untuk mengetahui
apa arti kata baik. Kita telah mengetahuinya semenjak kita belum
mengenal kata itu sendiri.

Karena, baik adalah sifat dasar kita.
Berbuatlah baik seolah kita tak mengetahui bahwa itu kebaikan. Memang,
semestinya kita tak perlu merasa baik, karena ketika kita merasa baik,
maka kebaikan itu berjarak dari kita. Ia menjadi sesuatu yang baru bagi
kita.

Saat kita mengasah pisau, kita takkan mendapatinya menjadi
tajam, hingga kita berhenti untuk menyentuh dan merasakan ketajaman mata
pisau.



Saat kita memandangi kuntum bunga, kita takkan
mendapatinya merekah, hingga kita memalingkan muka untuk menemukan
kembali ia telah benar-benar mekar.

Semua ini, sama dengan saat
kita melakukan kebaikan, kita tak perlu berusaha untuk menyadari
kebaikan kita, karena suatu waktu kita akan berhenti untuk menerima
imbalan atas kebaikan yang telah kita perbuat.

---------------------------------------------------------------------------------------
Belajarlah Seumur Hidup Kita
---------------------------------------------------------------------------------------
Bila kita menganggap bahwa kita sudah tak perlu lagi belajar selepas
meraih ijazah sekolah, maka kita salah besar. Dunia sedang berjalan
semakin cepat. Manusia bekerja semakin baik. Persoalan yang muncul
semakin rumit. Kita memerlukan ketrampilan-ketrampilan baru.

Bukan
hanya sebagai alat untuk meraih kemajuan. Namun untuk berada di tempat,
kita dituntut untuk tahu bagaimana menjaga posisi. Karena itu, jangan
berhenti belajar. Pelajarilah hal-hal baru dengan penuh antusias.
Belajar berarti membuka diri kita pada dunia yang maha luas ini.

Belajar
mengingatkan, sesungguhnya kita tak mungkin tahu semua jawaban. Belajar
mengajarkan pelajaran terpenting dalam hidup, yaitu kerendahan hati
untuk bertanya.

Memang benar, sarang burung Manyar tak mengalami
perubahan sejak beabad-abad lalu. Mungkin, hingga berabad-abad ke depan.
Juga benar, ikan Salmon mungkin takkan mengubah perjalanannya ke sungai
air tawar untuk meletakkan telur-telur mereka.

Namun, kehidupan
manusia selalu berubah. Bukan hanya dari tahun ke tahun, atau dari
bulan ke bulan. Tetapi, dari hari ke hari. Manusia akan menemukan
cara-cara terbaik bagi hidup mereka. Rahasia alam ini terlalu Maha Besar
untuk dimengerti dalam seumur yang fana ini.

---------------------------------------------------------------------------------------
Akuilah, Kita Memang Manusia Biasa
---------------------------------------------------------------------------------------
Ketika kita melakukan kesalahan, sadarilah bahwa kita hanyalah manusia
biasa. Dan, inti kemanusiaan adalah ketidaksempurnaan. Kita hanya perlu
menjadi lebih baik.

Ini bukan berarti kita harus melakukan
kesalahan. Namun, kita harus menyadari bahwa kesempurnaan itu tak usah
diupayakan tetapi di jalankan saja, seperti air mengalir.

Bila
kita menuntut kesempurnaan pada diri kita sendiri, terlebih pada orang
lain, maka kita berjalan di jalur yang menyesatkan. Kesempurnaan semacam
ini tak mengijinkan kesalahan dan membunuh daya cipta.

Kesempurnaan
ini hanya akan membebani langkah kita. Alih-alih melangkah maju, kita
malah salah melangkah atau tak memiliki kekuatan untuk berjalan.

Mungkin
menyenangkan menonton film dimana sang jagoan selalu menang dan tak
mungkin terluka. Tapi, kita tahu hal itu tidak ada. Meski hanya di film
sekalipun, suatu saat kita akan merasa bosan dan merasa dikibuli.

Itulah mengapa, bila kita merasa harus selalu benar dan menganggapnya sebagai kesempurnaan, kita menipu diri kita sendiri.

Jangan
biarkan kita melakukan kesalahan. Demikian halnya, jangan paksa diri
kita untuk melakukan kesempurnaan. Akuilah bahwa kita manusia biasa.
Maka, kita akan sangat terhormat di mata kita sendiri dan orang lain.

---------------------------------------------------------------------------------------
Takkan Ada Kegagalan Kecuali Tak Ada Usaha
---------------------------------------------------------------------------------------

Kita takkan dapat dikalahkan sampai kita keluar dari pikiran kita
sendiri. Tak ada penaklukan kecuali berasal dari dalam diri sendiri.
Kita tak memiliki halangan yang tidak bisa diatasi selain kelemahan yang
menyatu pada kita.

Bayangkan kita berada di sebuah perjalanan
panjang. Junjunglah visi sukses kita pribadi. Pada akhirnya, kita akan
menyadari bahwa kita takkan mengalami kegagalan bila kita tidak mencoba.


Kesuksesan adalah jalan yang disusun dengan keteguhan hati.
Kesulitan senantiasa beserta kita hanya bila kita senantiasa berusaha.

Kemenangan
bukanlah segalanya, namun kita patut mengangankannya. Hanya bila kita
memilki syaraf baja, maka kita akan mendapatkannya.

---------------------------------------------------------------------------------------
Tentukanlah Tujuan Kita
---------------------------------------------------------------------------------------
Kita memang dapat melakukannya. Dan tak seorang pun dapat menghentikan
langkah kita kecuali kita sendiri. Yang perlu kita lakukan adalah
memutuskan apa yang ingin kita raih.

Tanpa tujuan, kita mungkin
tak pergi kemana-mana. Atau, malah tiba di tempat yang tak kita
inginkan. Tujuan menyediakan garis start untuk memulai, jalan untuk
dilalui, dan tempat untuk dituju.

Tanpa tujuan seluruh kekuatan
kita sebagai manusia sejati bisa jadi sia-sia.Tanpa tujuan, kita ibarat
perahu kuat dengan layar terkembang yang terombang-ambing ombak tanpa
nakhoda.

Seberapa tangguh perahu itu mengarungi samudra, ia
takkan mencapai pantai mana pun. Alih-alih mendarat di tanah impian,
malah tenggelam ke dasar laut menjadi sebongkah rumah ikan.

Pahamilah
bahwa tujuan memberi kita segalanya. Kita hanya perlu memutuskan, maka
tujuan takkan menyia-nyiakan kita, kecuali kita memutuskan untuk tak
meraihnya.

No comments:

Post a Comment